Cegah 3C di Lingkungan Sekolah IPTU Agum Marenra S.Tr.K., M.H., : Harus dimulai Sejak Dini!
MUSI BANYUASIN Renebnews.com – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pendidikan terus dilakukan Polsek Batanghari Leko, Polres Musi Banyuasin. Personel kepolisian menyambangi sejumlah sekolah untuk memberikan edukasi dan imbauan Kamtibmas, khususnya dalam mengantisipasi tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas), dan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat (2/10/2026) sekitar pukul 10.00 WIB di SMKN 1 Batanghari Leko, Desa Bukit Selabu, dan SMAN 1 Batanghari Leko, Desa Tanah Abang.
Kegiatan dipimpin langsung Kapolsek Batanghari Leko IPTU Agum Marenra, S.Tr.K., M.H., bersama personel Polsek Batanghari Leko.
Dalam kunjungan tersebut, polisi berdialog langsung dengan para siswa dan guru. Mereka diberikan pemahaman mengenai pentingnya kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan, baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal.
Salah satu perhatian utama adalah pencegahan Curanmor. Para siswa dan guru diingatkan agar tidak memarkir kendaraan sembarangan dan memastikan kendaraan dalam kondisi terkunci dengan baik.
Polisi juga mengimbau penggunaan kunci stang serta kunci pengaman tambahan sebagai langkah antisipasi untuk mempersempit peluang terjadinya pencurian kendaraan.
Selain keamanan kendaraan, personel mengingatkan warga sekolah agar tidak lengah terhadap barang-barang berharga milik pribadi.
“Keamanan lingkungan sekolah bukan hanya menjadi tanggung jawab Kepolisian, tetapi membutuhkan kepedulian dan peran aktif seluruh warga sekolah. Karena itu, kami mengajak para guru dan siswa untuk bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas,” ujar IPTU Agum Marenra.
Kapolsek juga mengingatkan para siswa agar lebih berhati-hati dalam pergaulan dan tidak mudah terpengaruh oleh ajakan yang dapat berujung pada pelanggaran hukum maupun gangguan Kamtibmas.
Menurutnya, komunikasi antara Kepolisian, pihak sekolah, guru dan siswa perlu terus dibangun sebagai bagian dari upaya pencegahan sejak dini.
“Apabila menemukan orang, aktivitas atau kejadian yang mencurigakan, jangan ragu untuk segera melaporkannya kepada pihak sekolah maupun Kepolisian. Masyarakat juga dapat menghubungi Call Center 110 untuk mendapatkan bantuan Kepolisian,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, personel turut menyampaikan informasi mengenai layanan Kepolisian melalui Call Center 110 serta aplikasi BANTUAN yang dapat dimanfaatkan masyarakat ketika membutuhkan penanganan atau menemukan adanya gangguan Kamtibmas.
Kegiatan berlangsung secara humanis dan dialogis. Para guru dan siswa menyambut baik kegiatan tersebut serta menyatakan kesediaannya untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah.
Polsek Batanghari Leko menegaskan bahwa kegiatan sambang, patroli dan penyampaian imbauan Kamtibmas akan terus dilakukan secara berkala sebagai langkah preventif untuk menciptakan lingkungan yang aman, khususnya bagi para pelajar dan tenaga pendidik.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di SMKN 1 Batanghari Leko dan SMAN 1 Batanghari Leko terpantau aman, tertib, kondusif dan terkendali.

